12/13/2008

Sistem Keaman Dalam Perkereta Apian


Dalam perkereta apian, kita juga mengenal dengan adanya tanagan-tangan jahil. Seperti halnya pelemparan batu yang mengenai masinis, sungguh di sayangkan bila sang masinis terkena lemparan batu dan menderita cacat fisik, setelah itu ia diturunkan jabatanya menjadi masinis. Setelah saya ketahui, tentang nasib dan kisah para masinis, saya berpendapat bahwa mohon disetiap lokomotif di pasangi tralis untuk pelindung masinis dari pelemparan batu. Seperti halnya lokomotif BB 304 yang depanya diberi tralis pelindung, itu suatu tindakan yang cukup aman untuk masinis dalam bekerja atau bertugas. Seperti halnya kemajuan tekhnology pada jaman era globalisasi, komputer bisa jadi hal termudah untuk perkereta apian. Dengan sempel, kabin masinis. Kabin masinis diumpamakan di beri seperanglat komputer atau laptop, dan di beri jaringan supaya bisa memantau di setiap gerbong, mesin, bogie, juga menjaga keamanan. Kita mencontoh seperti halnya pesawat terbang, di pesawat terbang terdapat sistem yang seperti itu, seharusnya kita juga bisa seperti pesawat terbang yang memiliki sitem tersebut. Seharusnya disetiap gerbong di pasang kamera CCTV supaya bisa dipantau sistem keamanan disetiap gerbong. Lalu, di setiap gerbong dipasang jaringan seperti internet. Pembangkit listrik, didapat dari generator mesin kereta api, entah mesin lokomotif ataupun mesin kereta pembangkit. lalu di setiap gerbong diberi laptop untuk bisa berkomunikasi dengan gerbong-gerbong lain, jangan lupa disetiap bogie dan mesin lokomotif juga diberi kamera CCTV, supaya mengetahui kerusakan yang terjadi pada keretaapi. Dan juga diberi alarm peringatan kalau ada hal-hal yang tidak kita inginkan, juga polisi kereta api ditambah personil supaya bisa menggusah coro-coro kereta. sebagai tindakan pembersihan para pedagang asongan dan preman-preman sepor.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar